Menatap Jauh Ke Masa Depan

Latest Posts

Sunday, June 23, 2019

Tutorial Cisco Packet Tracer


Tutorial Cisco Packet Tracer

A.    Pengertian
Cisco packet Tracer adalah sebuah Cross platorm visual simulasi alat yang dirancang oleh Cisco Systems yang memungkinkan pengguna untuk membuat topologi jaringan dan meniru model jaringan komputer. Perangkat lunak ini memungkinkan pengguna utnuk mensimulasikan konfigurasi Cisco router dan switch menggunakan simulasi antarmuka baris perintah. Packet Tracer menggunakan drag dan drop antarmuka pengguna, yang memungkinkan pengguna untuk menambah dan menghapus simulasi perangkat jaringan seperti yang mereka lihat cocok. Perangkat lunak ini terutama difokuskan terhadap bersertifikat Cisco Network Associate Akademi siswa sebagai alat Pendidikan untuk membantu mereka belajar CCNA fundamental konsep.

B.    Menu – menu dalam Cisco Packet Tracer
1.    Menu Bar
Menu bar ini sering kita jumpai pada program aplikasi manapun, di dalam menu bar ini terdapat:
-       File, yang berisikan perintah New, Open, Open Samples, Save, Save As, Save As PKZ,Save As Common Cartridge, Print, Recent File, dan Exit
-       Edit, yang berisikan perintah Copy, Paste, Undo, dan Redo
-       Option, yang berisikan perintah Preferences, User Profile, Algorithm Settings, dan View Command Log
-       View, yang berisikan perintah Zoom dan Toolbars
-       Tools, yang berisikan perintah Drawing Palette dan Custom Devices Dialog
-       Extensions, yang berisikan perintah Activity Wizard, Multiuser, IPC, Scripting, Clear Terminal Agent, LAN Multiuser Agent, WAN Multiuser Agent,UPnP Multiuser
-       Help, yang berisikan perintah Contents, Tutorials, Report an Issue, dan About



2.    Tools Bar
Isi dari Menu tools bar yaitu:
-       New, Untuk membuat file baru
-       Open, Untuk membuka file Packet Tracer
-       Save, Menyimpan Packet Tracer yang telah kita buat
-       Print, Mencetak hasil Packet Tracer
-       Activity Wizard, Membuka aktivitas wizard
-       Copy, Meng-copy seleksi
-       Paste, Menempelkan hasil copy
-       Undo, Membatalkan perintah
-       Redo, Membatalkan Undo
-       Zoom In, Memperbesar tampilan layar kerja
-       Zoom Reset, Mereset layar kerja yang telah di Zoom In atau di Zoom Out
-       Zoom Out, Memperkecil tampilan layar kerja
-       Drawing Pallete, untuk menggambar bentuk garis,persegi/bujur sangkar,dan lingkaran atau elips
-       Custom Device dialog, membuat perangkat template



3.    Common Tools Bar
Isi dari menu Coomon Tools Bars yaitu
-       Select, untuk berganti/mengaktifkan tool yang satu ke tool yang lain
-       Move Layout, Memindah gambar/objek keseluruhan yang telah dibuat
-       Place Note, memberi catatan atau keterangan atas objek yang kita buat
-       Delete, untuk menghapus objek atau gambar
-       Inspect, memeriksa configurasi objek
-       Resize Shape, memperbesar /memperkecil objek
-       Add Simple PDU, mengirim packet
-       Add Complex PDU, mengirim paket
-       Simulator mode, mengaktifkan menu simulasi pengiriman paket data



4.    Logical/Phisical Workspace and Navigation Bar
Isi dari menu Logical/Phisical Workspace and Navigation Bar yaitu:
Disini Kita dapat beralih antara Workspace Fisik dan Logical Workspace dengan tab pada bar ini. Dalam Workspace logis, bar ini juga memungkinkan Kalian untuk kembali ke tingkat sebelumnya dalam sebuah cluster, membuat Cluster Baru, Pindah Obyek, Set Ubin Latar Belakang, dan Viewport. Dalam Workspace fisik, bar ini memungkinkan Anda untuk menavigasi melalui lokasi fisik, membuat Kota Baru, membuat Gedung Baru, membuat Closet Baru, Pindah Obyek, menerapkan Grid ke latar belakang, Set Latar Belakang, dan pergi ke Closet Kerja.




5.    Workspace
Workspace adalah tempat kita melakukan simulasi pembuatan jarigan yang kita inginkan



6.    Realtime/Simulation Bar
    Disini kitadapat beralih antara Realtime Mode dan Simulation Mode dengan tab pada bar ini. Bar ini juga menyediakan tombol Power Cycle Devices dan Fast Forward Time serta tombol Play Control dan tombol Event List toggle button di Simulation Mode. Juga, berisi jam yang menampilkan waktu relatif Realtime Mode dan Simulation Mode.



7.    Network Component Box
Disini kita dapat memilih perangkat dan koneksi untuk dimasukkan ke dalam Workspace ini dinamakan Network Component Box. Ini berisi Device-Type Selection Box dan Device–Specific Selection Box.



8.    Device-Type Selection Box
Inilah salah satu bagian dari Network Component Box yang disebut dengan Device-Type Selection Box. Kotak ini berisi jenis perangkat dan koneksi yang tersedia di Packet Tracer. Device-Specific Selection Box akan berubah tergantung pada jenis perangkat yang Kalian pilih.


9.    Device-Spesific Selection Box
Device-Specific Selection Box ini isinya berbeda beda tergantung yang kita pilih di Device-Type Selection Box. Kotak ini adalah di mana kita dapat memilih khusus perangkat yang digunakan untuk menempatkan jaringan dan koneksi yang ingin Kalian buat.



10. User Created Packet Window
Jendela ini mengelola paket yang kita masukkan ke dalam jaringan selama skenario simulasi.




C.    Tutorial Cisco Packet Tracer
1.    Membuat jaringan sederhana dengan Cisco Packet Tracer
Kali ini kita akan membuat model simulasi jaringan sederhana dengan Cisco Packet Tracer, sebelum kita memulai membuat simulasi jaringanya pastikan komputer atau laptop kita telah terinstal aplikasi Cisco Packet Tracer, jika belum anda dapat mendownloadnya secara gratis di internet.
Langkah – langkah dalam membuat simulasi jaringan sederhana menggunakan Cisco Packet Tracer yaitu:
a.     Buka Aplikasi Cisco Packet Tracer
b.     Lalu masukan Sebuah router dan 2 buah PC dengan cara drag and drop ikon router dan PC pada Workspace pada Cisco Packet Tracer seperti gambar di bawah ini



c.     Lalu hubungkan router ke pc 1 dan ke pc 2 menggunakan kabel straight dengan cara mengklik lambing petir pada Selection BOX, lalu pilih kabel straight yaitu kabel yang seperti garis lurus.



d.     Pada router gunakan port Gigabit 0/0 dan Gigabit 0/1
e.     Pada PC 1 gunakan port fast ethernet 0
f.      Pada PC 2 juga gunakan port fast ethernet 0
g.     Setelah itu lakukan pengalamatan pada masing masing perangkat
h.    Utuk router dengan cara :
- klik router
- pilih config
- lalu pilih Gigabit 0/0
- masukan ip address : 192.168.1.1
- subnetmask : 255.255.255.0
- centang icon “on” untuk menghidupkan router
- untuk Gigabit 0/1
- masukan ip address : 192.168.10.1
- subnetmask : 255.255.255
- centang icon “on” untuk menghidupkan router.


                                     Untuk Port Gigabit 0/0



Untuk Port Gigabit 0/1



i.      Untuk PC 1
- klik PC
- pilih desktop
- lalu pili hip configuration
- masukan ip address : 192.168.1.2
- subnetmask : 255.255.255.0
- gateway : 192.168.1.1


j.      Untuk PC 2
- klik PC
- pilih desktop
- lalu pili hip configuration
- masukan ip address : 192.168.10.2
- subnetmask : 255.255.255.0
- gateway : 192.168.10.1



k.     Untuk mengecek konektivitasnya dapat dilakukan dengan tes ping, yaitu dengan cara :
l.      Untuk PC 1
- klik pc 1
- pilih desktop
- pilih command promp
- lalu ketikan ping 192.168.10.2 (Ip address PC 2)
- jika tulisanya sudah Reply, maka PC 1 sudah terkoneksi ke PC 2



m.   Untuk PC 2
- klik pc 2
- pilih desktop
- pilih command promp
- lalu ketikan ping 192.168.1.2 (Ip address PC 1)
- jika tulisanya sudah Reply, maka PC 2 sudah terkoneksi ke PC 1



Itulah Tutorial dalam membangun sebuah simulasi jaringan sederhana dengan menggunakan Cisco Packet Tracer.

===============================================================================

Referensi
MODUL PRAKTIKUM TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN (TKJ) (NETWORKING WITH CISCO PACKET TRACER) : Alex C. Andaria, ST

Monday, June 17, 2019

Basic Configure Switch


Basic Configuration Switch

A.    Pengertian
Basic Configuration Switch adalah sebuah cara  dasar untuk melakukan konfigurasi Switch/Router Cisco yang kita lakukan pada aplikasi simulasi yaitu Cisco Packet Tracher

Sebelum Melakukan konfigurasi yang pertama harus dilakukan yaitu siapkan aplikasi Cisco Packet Tracher , lalu buatlah sebuah topologi jaringan seperti gambar dibawah ini


B.    Langkah – Langkah Melakukan Basic Configuration
langkah – langkah konfigurasi sebagai berikut :

1.     Verify the default Switch Configuration
Nah pada tahap ini hal yang harus diakukan pertama kali yaitu melihat apakah switch yang kita gunakan sudah dalam keadaan konfigurasi default, langkahnya :
a.     Klik pada switch 0 , lalu klik CLI
b.     Lalu ketikan perintah enable
c.     Setelah itu untuk melihat konfigurasi dari swiith ketikan perintah show running-config



2.     Basic Configuration
Selanjutnya yaitu melakukan konfigurasi pada switch 0, langkah-langkahnya :
a.     Secure access to the console line
Untuk mengamankan akses console pada switch, kita perlu memberikan sebuah password atau kemanan, dengan mengetikkan perintah sebagai berikut



Lalu cek apakah sudah diberi password atau belum, sebelumnya kita exit dari privilege exec mode, seperti




3.     Secure privileged mode access
Langkah selanjutnya memberikan password pada privileged exec  mode, seperti




Sedikit kesalahan , setelah mengetikkan enable password, login itu tidak ada , jadi seletah enable password langsung exit, dan hasilnya



4.     Encrypt the enable and console passwords
Selanjutnya yaitu menyembunyikan password , agar tidak kelihatan



Pada gambar diatas , password masih kelihatan , jadi untuk menghilangkannya digunakan perintah


Dan hasilnya






5.     Configure a MOTD Banner
Untuk menampilkan pesan saat di layer command line switch saat kita ingin akses ke line console, maka kita bisa lakukan konfigurasi pada MOTD Banner ini. Ketikkanlah perintah berikut ini



dan hasilnya



6.     Save Configuration File to NVRAM
Langkah terakhir yaitu menyimpan konfigurasi yang sudah kita buat agar tidak hilang , dengan cara mengetikkan perintah Coppy running-config startup-config



Referensi
Cisco Networking Academy,2019. Basic Configuration Switch


.

Popular Posts

Categories

About Me

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Perkenalkan Saya Verdian Ramdhani, masih menempuh jenjang pendidikan D3 Teknik Komputer di Politeknik Negeri Padang. Manusia tak luput dari peristiwa masa lalunya. Namun jangan khawatir, karena Masa Lalu adalah sebuah jalan untuk beranjak menjadi dewasa di Masa Depan. Jadikan Masa Lalu Mu sebagai Lecutan di Masa Depan. Masa Depan Menunggu Mu, dan Sapalah dengan SENYUM HANGATNYA BAHAGIA Ini Blog yang saya buat untuk berbagi informasi tentang Teknologi Informasi. Semoga pada Blog berikutnya saya akan mempostingkan beberapa novel dan buku bacaan yang bisa dibaca. Mohon Dukungannya..

Tutorial Cisco Packet Tracer

Tutorial Cisco Packet Tracer A.     Pengertian Cisco packet Tracer adalah sebuah Cross platorm visual simulasi alat yang dirancang o...

Search This Blog

Pages

Popular Posts